Selasa, 30 Oktober 2012

HUT KOMSELIS ke 3



HUT KOMSELIS ke 3

     Minggu, 28 Oktober 2012 para pecinta sepeda lipat berkumpul di kota semarang untuk menghadiri dan memeriahkan HUT KOMSELIS ke 3, dari kota solo komunitas sepeda lipat juga ikut datang untuk memeriahkan acara tersebut, perwakilan  team GOSELSO bergabung dengan @SELI SOLO datang untuk menghadiri undangan dari KOMSELIS.


     Pukul 02.00 WIB rombongan berkumpul di depan SS (Solo Square), sebelumnya pewakilan team GOSELSO berangkat dari Base camp pukul 01.30 WIB, agar tidak terlambat dan tidak enak juga dengan rombongan lain apabila harus menunggu. Sebelum sampai di SS, team transit dulu di masjid daerah Kerten untuk sejenak beristirahat sambil menunggu rombongan lain berkumpul.

     Jam 02.00 WIB team meluncur ke depan SS, ternyata disana sudah menunggu satu mobil yang akan membawa rombongan menuju kota semarang, namun rombongan harus menunggu satu mobil lagi yang akan membawa SELI, pukul 03.00 WIB mobil box datang, kami langsung memasukkan SELI ke dalam mobil BOX dan segera berangkat agar tidak kesiangan sampai di semarang.

      Pukul 05.45 WIB rombongan tiba di Semarang, kami langsung menuju Jl.Pahlawan di area Car Free Day (CFD), disana sudah ramai warga yang beraktifitas, baik jalan-jalan, senam dan bersepeda. Kami langsung menuju depan Gubernuran tempat panitia HUT KOMSELIS berada, sambil beristirahat kami mempesiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan. Cukup banyak komunitas sepeda lipat yang hadir dalam acara tersebut, seperti JFB dari jogja, dari surabaya dan jakarta juga ikit berpartisipasi, SELI yang digunakan juga beraneka ragam dan sungguh menyenangkan melihat banyak seli, sesuai dengan tema HUT KOMSELIS “ Semarang SELINE Banjir “.


 

     Setelah berkumpul semua, akhirnya pasukan SELI berkumpul dan bersiap untuk berangkat, tentunya sebelum pemberangkatan ada berbagai arahan dari panitia. Untuk agenda pada hari tersebut meliputi Gowes pagi, Rally Wisata dan ada Games serta hiburan di akhir acara. Untuk gowes bareng mengambil rute Jl.Pahlawan – Jl.Veteran – Jl.S.Parman – Jl. Gajah Mungkur – Jl.Sultan Agung- Kaliwiru – Gombel – Lapangan bukit umbul Tembalang. Start bersama-sama goweser seli menyusuri rute yang telah ditentukan panitia, jalan datar, tanjakan serta turunan, rute yang cukup menguras energi dan harus pandai-pandai mengatur strategi untuk mengatasi rute yang dilalui, untung ada panitia yang bertugas sebagai penunjuk rute jalan dan disiapkan juga team evakuasi bagi peserta yang tidak kuat melewati rute.

  Tanjakan dan turunan telah dilewati dengan cukup lancar, akhirnya tiba juga di tanjakan terakhir dan yang paling ditunggu yaitu tanjakan Gombel, benar saja karena tanjakan tersebut terkenal sebagai tanjakan paling tinggi di semarang, tanpa ampun jalan langsung menanjak drastis.....harus pandai pandai mengatur pernafasan, posisi bersepeda dan pengaturan Gear. Peserta cukup banyak yang bisa lolos sampai atas namun tidak sedikit yang harus tumbang di tanjakan tersebut, bahkan ada peserta yang harus ikut kendaraan evakuasi. Memang tanjakan terakhir yang sungguh berat, sehingga maklum juga kalau banyak yang tumbang di tanjakan tersebut.

Tanjakan Gombel


Ayah yang luar biasa
Tumbang di tanjakan Gombel




     Finish di Lapangan bukit umbul Tembalang, yang melewati gerbang masuk Universitas Diponegoro rombongan beristirahat dengan menikmati snack yang telah disediakan oleh panitia dan menunggu peserta lain yang belum sampai. Setelah smua sampai dan selesai beristirahat para beserta dikumpulkan di lapangan dan membentuk lingkaran untuk mendapatkan pengarahan mengenai kegiatan selanjutnya yaitu Rally Wisata dan pembagian kelompok untk kegiatan tersebut, rally wisata sendiri menganbil lokasi di semarang atas. Start rally wisata secara berkelompok, dengan membawa peta dan soal yang harus diselesaikan dan dikumpulkan pada setiappos yang telah ditentukan.

     Acara rally wisata selesai dan pesert berkumpul di tempat yang telah disediakan panitia, sambil beristirahat peserta disuguhkan musik dan game-game ringan dengan berbagai hadiah yang telah disiapkan panitia. Acara demi acara telah di lewati denga meriah dan sukses, pukul 13.00 WIB acara di tutup dan para peserta kembali ke lokasi start awal di jl.Pemuda, ada yang ikut naikk kendaraan yang telah disediakan panitia ada juga yang lanjut gowes.

     Memang sungguh jadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi team, apa lagi baru pertama kali mengikuti kegiatan bersama dan bertingkat nasional.
 
   

    

Selasa, 04 September 2012

SLFR #17



     SLFR, Jumat 31 Agustus 2012 merupakan hari jumat pada akhir bulan, seperti biasa yang mana menjadi acara rutin penggowes kota solo yaitu dengan mengadakan Night Ride bersama-sama keliling kota solo, kebetulan masih dalam suasana bulan Ramadan sehingga dalam acara tersebut sekalian sebagai sarana halal bihalal. Team GOSELSO juga ikut berpartisipasi dalam acara tersebut, walau tidak semua anggota bisa ikut namun team tetap bersemangat. Pukul 19.00 WIB peserta sudah ulai berkumpul di taman air stadion Manahan, banyak sekali peserta yang berpartisipasi dalam SLFR tersebut, dengan mengusung tema damai untuk kota solo tercinta peserta bersemangat untuk mengikuti jalannya acara tersebut. Sebelum memulai gowes terlebih dahulu bersama-sama menundukkan kepala sejenak berdoa untuk kota solo yang beberapa hari ini tengah di landa suasana yang kurang kondusif.
 

     Setelah berdoa selesai akhirnya acara gowes dimulai, team GOSELSO bergabung dengan @seli solo menjadi Leader di barisan paling depan, malam itu para penggowes benar-banar banyak dan menambah meriah kota solo, mengambil rute melewati kota barat – penumping – bundaran baron – belakang sriwedari – pasar kembang – masuk jl.Honggowongso – ke timur melewati daerah notosuman – hingga finish di Ngarsopuro. Selama perjalanan otomatis jalan menjadi padat dan macet, untung ada pengawal dari LLAJ kota surakarta yang mengawal rombongan.


     Sampai di Ngarsopuro sembari beristirahat, team dan penggowes yang lain membahas acara dan rencana kegiatan kedepan. Sebagian perwakilan team dan penggowes lain berkumpul di jalan slamet riyadi untuk melakukan orasi baik tantang bersepeda serta untu perdamaian kota solo tercinta. Setelah selesai tean berpisah dengan @seli solo karena @seli ada acara sendiri di solo baru, team memutuskan untuk melanjutkan gowes ke tempat langganan di samping sami luwes untuk beristirahat dan menikmati makan malam. Selesai istirahat dan makan malam team melanjutkan perjalanan menuju base camp di pasar nongko, sampai di base camp team terkejut karena mendengar ada berita penangkapan dan kontak senjata di solo terjadi lagi, yahhhhhh.....baru saja SLFR gowes damai untuk solo malah ada kejadian yang menbuat suasana kurang kondusif lagi. Ya, semoga saja kota solo bisa segera menjadi kota yang aman dan nyaman seperti yang dulu, karena solo adalah SPIRIT OF JAVA.


Salam seli.



Senin, 03 September 2012

Goselso GOWES de Jogja


 

     Minggu 27 Agustus 2012, team goselso mengadakan acara gowes bareng dengan tujuan kota Yogyakarta, team berangkat dari basecamp sekitar pukul 06.15 WIB (Biasa anak2 bangun kesiangannn...) 9 anggota team meluncur ke Jogja dengan 2 unit armada kendaraan. Jalan masih lengang dan suasana pagi masih bersahabat, pukul 07.30 team tiba di tempat transit di daerah dekat TVRI yogyakarta, disana kami langsung menyiapkan sepeda sambil beristirahat sejenak. Pukul 08.00 kami memulai perjalanan menyusuri kota yogyakarta, kami mengambil rute TVRI - Tugu JOGJA – Malioboro – singgah di benteng VREDEBURG – perempatan BNI maliboro – Alun alun utara yogyakarta – plengkung gading utara - plengkung gading selatan – alun alun selatan kraton – Taman sari – kembali ke alun alun utara – melewati perempatan BNI – ambil rute belakang malioboro melewati Bakpia Patuk 25 – kembali ke tempat transit melewati jalan magelang.



     Keluar dari gang menuju jalan raya team sudah mendapat banyak perhatian dari warga sekitar yang ada di sepanjang jalan, agak ragu, agak malu namun kani harus tetap PD, nekat dan tetap narsis aja. Memasuki jalan magelang depan TVRI kami lanjut ke selatan sengaja kami ambil rute melewati Tugu Jogja agar kesannya lebih terasa gowes di jogja’nya, menyusuri jalan searah kami menuju malioboro, menyusuri jalan malioboro dengan SELI di pagi hari dengan suasana yang belum terlalu ramai ternyata sungguh menyenangkan, liat kanan dan kiri, menikmati suasana jalan maliboro, tidak mengira kalau kanan dan kiri jalan juga memperhatikan kami yang sedang lewat.

     Sebelum mengakhiri perjalanan di Jalan Malioboro kami singgah di Benteng VREDEBURG, awalnya kami ingin masuk tapi karena sepeda tidak bisa dan tidak boleh dibawa masuk kami meminta ijin saja untuk foto-foto di depan pintu masuk, agak nyesel juga tidak bisa masuk, namun apa boleh buat dari pada resiko meninggalkan SELI di parkiran. Selesai berfoto kami melanjutkan perjalanan ke depan istana negara, tentunya tak lupa kami berfoto dan bernarsis ria untuk mengabadikan momment terbaik. Puas berfoto kami beristirahat di dekat perempatan Bank BNI, sambil beristirahat tami menikmati pemandangan dan suasana kota jogja...(Serasa kembali ke masa lalu). Selesai beristirahat team melanjulkan perjalanan ke alun-alun utara keraton Yogyakarta, kena lampu merah team berhenti semua, berjejer dengan beberapa bapak-bapak tukang becak, lampu hijau menyala waktunya balapan dengan becakkkkkkk.....wess...weesss...wessss.....kita menang!!!!!!!!!...(ya jelas aja menang lha wong becak’e ngangkut penumpang 3....WARASSS!!!!!).



     Sampai di alun alun kami berkeliling dan menuju depan keraton, yeahhh....nih cewek-cewek malah pada beli lotiss....ya maklum karena udara sudah mulai panas juga. Puas di alun alun kami melanjutkan perjalanan ke alun alun selatan yang sebelumnya melewati plengkung gading selatan dimana terdapat banyak penjual makanan khas kota yogyakarta “GUDEG”, team lewat aja dahhhhh.....lanjut menuju plengkung gading selatan......wesss...wessss....wessssssss.....sampai di plengkung gading selatan ternyata masih sepi, team langsung mengambil posisi untuk mengambil gambar terbaik, luar biasaaa team bisa naik ke atas gapura dan menikmati pemandangan dari atas. Selesai di plengkung gading selatan team bergegas menuju alun alun selatan yang tudak terlalu jauh, samai disana team mau foto foto di antara pohon beringin, tapi setelah dipikir-pikir kok sama saja dengan di solo, akhirnya tidak jadi dan melanjutkan perjalanan ke Taman Sari, team lagi gowes sambil wisata nihhh.....Mantaffff....menikmati indahnya taman sari.



     Selesai menikmati pemandangan di taman sari team bergegas melanjutkan perjalanan menyusuri jalan melewati alun alun utara lagi, menuju perempatan BNI dan mengambil rute belakang Maliobooro melewati Bakpia Patuk 25, walau panas dan perut sudah mulai perlu mendapat asupan makanan, team tetap bersemangat gowes, karena masih terhipnotis suasana Gowes di kota jogja yang sungguh menyenangkan. Sampai di pasar kembang team ambil jalur kiri dan memutuskan untuk menyudahi gowes kota kota karena sudah mulai siang, cuaca panas dan akan melanjutkan perjalanan ke pantai Depok juga. Menyusuri jalan pulang suasana sudah mulai ramai, team harus selalu waspada dan berhati-hati selama di jalan raya, sampai di daerah Borobudur plaza team beristirahat dan makan siang, selesai makan siang team melanjutkan perjalanan menuju basecamp, sesampainya di basecamp team beristirahat semua dan menjalankan sholat terlebih dahulu, kemudian persiapan melanjutkan perjalanan ke pantai depok. Capek tidak terasa karena perasaan senang bisa gowes kota-kota jogja, tapi panas juga cuacanya sodaraaaaa......
  
     Setelah cukup beristirahat kami malanjutkan perjalanan menuju pantai depok, dalam perjalanan anggota team (Haryo Makmur) bercerita kalau tadi warga sekitar menanyakan tentang kami, cerianya warga heran dan mengira kami sedang iklan seped SELI, sehingga warga heran dan yang paling penting warga sekitar pengen dan tertarik dengansepeda SELI......Yes yess yessss Team GOSELSO berhasil menyebarkan virus-virus SELI.



     Tiba di pantai depok kami langsung menuju pasar ikan untuk berbelanja untuk menu makan sore, cakalang dan cumi jadi menu makan sore kami. Selesai berbelanja kami mencari rumah makan untuk memasak, twntunya dengan menikmati pemandangan di pantai juga. Setelah menentukan tempat untuk memasak ikan dan karena masih antri team memutuskan untuk gowes lagi menyusuri jaan sepanjang jalan Depok-parangtritis, team singgah di pantang Parang Gupito untuk menikmati indahnya pantai dan beristirahat, tidak lupa mengabadikan foto-foto. Puas gowes dan karena sudah sore juga, team memutuskan untuk kembali kepantai depok, istirahat, menikmati makan sore dengan ditemani suasana pantai ban suara deburan ombak.....Luar biasaaaaaaaaa.......syahdu...... Puas gowes hari ini, kami mengakhiri acara gowes dan pulang ke solo.







             
 

 
 

Goselso Gowes de Jogja The best Experience to Ride

Salam Seli